ChrisHappens: Berita Bola

Champions, Spanyol, Italia, Inggris, Indonesia

Latest Posts

Hengkang Dari Persib, Marcos Memilih ke Bali United

Marcos Flores

Marcos Flores yang baru saja didatangkan oleh Bali United FC, menyatakan jika dirinya lebih memilih untuk bermain bersama klub Pulau Dewata tersebut. Gelandang itu pun mengatakan, mantan pemain Persib Bandung memberikan saran kepada dirinya yang berharga.

Sebelum Marcos didatangkan oleh Bali United, telah memabawa tiga pemain Persib lainnya seperti Taufiq, Yandi Sofyan dan juga Dian Angga. Dimana ketiga punggawa itu memiliki sebutan Serdadu Tridatu.

“Saya mengetahui klub ini dengan informasi yang baik dari mereka. Dengan kedatangan mereka di sini menjadikan salah satu pertimbangan untuk bisa bergabung di Bali United,” ucap Marcos seperti yang tertulis di halaman resmi klub.

“Bermain bersama Bali United pastinya saya merasa sangat senang untuk bisa berada di sini. Yang mana para pemainnya memiliki potensi untuk membuat Bali United menjadi klub terhebat di Liga Indonesia. Dan saya memberikan penilaian manajemen disini mempunyai filosofi yang luar bias untuk meningkatkan sepak bola. Ketika saya dihubungi dengan pihak klub, saya langsung mengatakan ‘ya’.”

Indra Sjafri Tanggapi Kedatangan Marcos Flores

Marcos Flores

Marcos yang sedang di wawancara oleh media

Pelatih Indra Sjafri pun angkat bicara mengenai kedatangan Marcos yang di nilainya mampu menutup kelemahan yang ada di klub ini. Dan sang pemain memiliki pengalaman bermain di Indonesia Soccer Championship atau disebut juga ISC A pada tahun 2016 yang membuat dirinya tertarik untuk mendatangkan pemain tersebut.

“Saya mengetahui tentang Marcos di musim lalu, ketika itu dia mengalami cedera. Dimana banyak pemain yang cedera di musim lalu membuat saya banyak pengalaman untuk bisa keluar dari masalah tersebut. Meski kami memiliki pemain lainnya yang bisa menyeimbangkan tim,”ujar Indra.

“Pada gelar di Piala Presiden, kami akan melihat permainan yang dia miliki. Dan posisi apa yang cocok untuk pemain tersebut. Dimana tadi pagi saya dapat kabar, jika Bali United akan menjadi tuan rumah di ajang Piala Presiden di tanggal 31 Januari nanti.”

Pemain berusia 31 tahun itu memang sudah tidak muda lagi, namun Marcos harus bisa menunjukkan penampilan terbaiknya untuk Bali United meraih juara musim ini.

Bali United Beberkan Alasan Merekru Marcos Flores

robertino dan marcos

Marcos Flores yang sedang mengiikuti sesi latihan ketika masih di Persib

Marcos Flores yang kini sebagai mantan pemain Persib, telah menandatangani kontrak yang diberikan oleh Bali United pada hari Kamis kemarin. Gelandang berdarah Argentina itu diberikan kontrak yang berdurasi hanya semusim dari pihak klub.

Dimana pemain berusia 31 tahun tersebut tidak mengiukuti seleksi tim asal Pulau Dewata, karena san pelatih sangat mengenal sosok Marcos Flores dalam hal kemampuannya ketika bermain di Persib Bandung dalam paruh kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) di 2016 lalu. Akan tetapi, sang pemain harus diperiksa kesehatannya terlebih dahulu dan hasil tesnya tidak memiliki masalah apapun.

“Kami memang memberikan kontrak yang berdurasi satu musim kepada Marcos Flores. Dimana medis sang pemain tidak ada kendala setelah dikeluarkan hasil tes tersebut. Untuk kemampuan yang dimilikinya kami sudah melihat di musim lalu,” tutur sang pelatih yang menukangi Bali United, Indra Sjafri.

Bergabungnya Marcos Flores, musim ini sudah dua pemain luar negeri yang didatangkan oleh Bali United. Usai menandatangani perpanjangan kontrak pemain berkebangsaan Korea Selatan Ahn Byun-Keon.

Bali United sendiri pun tidak asal merekrut pemain asing untuk bermain di klub. Terutama di barisan depan yang memiliki sebuah julukan Serdadu Tridatu itu telah berhasil memiliki pemain lokal Irfan Bachdim.

“Untuk mencari pemain asing, kami mengutamakan striker, tetapi kami sudah punya Irfan Bachdim. Maka dari itu, kami harus seleksi kembali sekaligus mempertimbangkan perekrturan nanti,” tutupnya.

Liverpool Jual Pemain Bertahannya ke Reading

Tiago Ilori

Liverpool yang mengkonfirmasikan jika pemain muda mereka, yang bernama Tiago Ilori sudah resmi bergabung dengan Reading yang dikontraknya selama tiga tahun dan pihak klub tidak memberitahukan harga pemain tersebut.

Pemain berusia 23 tahun itu didatangkan oleh The Reds dari Sporting CP pada musim 2013, disayangkan, sang pemain tidak masuk rencana Jurgen Klopp. Dimana Ilori hanya tiga kali bermain bersama klub di semua kompetisi.

“Hari ini Tiago Ilori sudah menyepakati kepindahannya secara permanen dari Liverpool menuju Reading,” tertulis di situs resmi klub.

“Orang-orang berkeinginan Tiago bisa jauh lebih baik untuk bisa mendapatkan masa depan yang cerah.”

Ilori sempat dinpinjamkan ke Granada, Bordeaux dan Aston Villa. Meski, hanya sebentar bermain di Villa Park pada Januari lalu.

Jaap Stam Yakin Ilori Akan Memberikan Dampak Positif di Skuadnya

jaap stamp

Pelatih Reading, Jaap Stamp

Pelatih Reading, Jaap Stam berharap dengan kedatangan pemain muda kebangsaan Portugal itu dapat membawa pengaruh gaya permainan bagi para pemain lainnya.

“Thiago Ilori merupakan sosok bek yang diminati banyak orang. Karena pemain tersebut memiliki teknik permainan dengan baik, kemampuan yang lebih, kecepatan, kualitas dan juga fisik yang bagus,” katanya di situs resmi klub.

“Kami memang memiliki rencan untuk bisa mendatangkan pemain di berbagai negara di skuad kami,”

“Dan juga Liga ini, harus memiliki apa yang dibutuhkan oleh klub untuk bermain. Anda pun juga tidak akan mengetahui yang akan terjadi dalam hal cedera atau sanksi. Sehingga penting untuk kita bisa memiliki pilihan dan kesempatan untuk bisa lebih baik.”

“Untuk bisa melihat masa depan, Anda hanya membutuhkan kesempatan ketika pemain Tiago yang hanya tersedia. Maka dari itu, kami sangat senang pemain tersebut sudah bergabung dengan kami di Reading.”

Ilori harus menunjukkan kualitas permainan terbaiknya di depan para pendukung Reading dan juga pelatih tentunya. Untuk bisa membayar kepercayaan dari pihak klub yang di datangkan dari The Reds.

Akhirnya Reading Mendapatkan Tiago Ilori

Tiago Ilori, Reading

Tiago Ilori Bergabung Dengan Reading

Reading yang sukses mendatangkan pemain asal Portugal yang berposisi sebagai bek di Liverpool, Tiago Ilori dengan kesepakatan kontrak selama tiga setengah tahun. Dimana bek tersebut tidak masuk dalam rencana pelatih Jurgen Klopp.

Reading yang saat ini bermain di kasta kedua Liga Inggris, Divisi Championship telah mengumumkan jika mereka sudah mendapatkan tanda tangan pemain Liverpool, Tiago Ilori yang diyakini dengan biaya sebesar 3,75 juta poundsterling.

Pemain yang sempat membela Sporting itu, meneken kontrak yang berdurasi tiga setengah tahun untuk bergabung dengan tim yang berjuluk The Royal, dimana tim tersebut ditangani oleh pelatih Jaap Stam yang menginginkan timnya kembali berada di Premier League dan mampu berbicara banyak pada liga paling bergengsi di dunia itu.

Tiago Ilori yang merupakan pemain timnas U-21 Portugal, didatangkan oleh Liverpool pada bulan September 2013 lalu. Dimana pemain tersebut tidak tampak dilapangan dalam kompetisi Liga Primer Inggris.

Pemain yang kini menginjak usia 23 tahun itu, sempat tampil di ajang Piala FA tiga kali bermain sebagai starter. Dan pada musim sebelumnya dia pun sempat dipinjamkan ke Aston Villa, namun gagal menempatkan posisinya di skuad utama.

Dengan kedatangannya di Reading bursa transfer musim ini, Tiago Ilori harus bisa meyakinkan Jaap Stam yang sudah menjadi pelatinya di tim. Untuk mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih dia harus bisa tampil dengan baik. Maka dari itu, kemungkinan pemain tersebut bisa mendapatkan tempat di tim inti Reading.

Roma Berhasil Mencuri Poin Dari Porto di Liga Champions

roma-porto

Putaran pertama yang akan dimulai lima pertandingan pada hari Kamis dini hari waktu setempat. Didalam jadwal tersebut terdapat pertandingan antara FC Porto yang akan berhadapan dengan AS Roma.

Tim yang berjuluk Giallorossi itu akan bertandang ke markas Porto di Do Dragao. Dimana tim tersebut pernah menjuarai Liga Champions dua kali, Dalam laga tersebut kedua tim bermain dengan imbang skor akhir 1-1.

Pasukan Luciano Spalletti terlebih dahulu unggul karena gol bunuh diri yang dilakukan oleh Felipe di menit ke 21. Pada awalnya Mohamed Salah memberikan umpan pojok, yang membuat bola mantul ke lutut pemain tersebut hingga masuk ke gawang kiper Iker Casillas.

Thomas Varmaelen yang mendapatkan kartu kuning kedua dalam laga perdananya bersama tim ibukota Italia itu,  Yang membuat Porto lebih bersemangat untuk bisa meraih gol menyamakan kedudukan.

Pemain bertahan berkebangsaan Belgia itu melakukan pelanggaran keras kepada Andre Silva yang terpaksa di usir keluar oleh wasit di menit ke 41.

Roma Dan Porto Harus Puas Dengan Hasil Imbang

roma-porto

Strootman yang sedang mengamankan bolanya dari pemain Porto

Setelah mendapatkan benturan keras, Andrea Silva mampu menyamakan kedudukan di menit ke 61 untuk Porto. Dimana skor pun berubah menjadi 1-1/

Dimulainya babak kedua, Porto membangun serangan yang berharap bisa membuahkan gol. Sayang, tidak ada satu pun gol terjadi hingga peluit panjang dibunyikan.

Pada Rabu malam itu, dalam pertandingan Porto melawan AS Roma merupakan satu-astunya laga yang berakhir dengan imbang. Dengan hasil itu kedua tim harus bisa tampil lebih baik untuk bisa lolos ke babak berikutnya di leg kedua nanti.

Dalam pertandingan Villarreal berhadapan dengan AS Monaco begitu menarik. Dimana Alexandre Pato sukses mencetak gol di laga tersebut dan mengejutkan banyak kalangan. Akan tetapi, gol yang dicetaknya itu gagal mememangkan timnya karena AS Monaco lebih unggul dua gol.

Pada leg kedua yang sudah dijadwalkan tanggal 23-24 Agustus 2016, kedua tim tersebut akan kembali bertemu. Sekaligus menentukan kemenangan untuk lolos kebabak selanjutnya.

Hasil Laga Leg Kedua AS Roma vs Porto di Liga Champions

wasit mengeluarkan kartu merah saat laga Roma vs Porto di Liga Champions

Leg kedua Liga Champions dalam pertandingan AS Roma melawan Porto yang akan bermain di Stadion Olimpico pada jam 01.45 Rabu dini hari.

Dimulainya babak pertama, Radja Nainggolan langsung mencoba untuk mendapatkan satu gol melalui tendangan dari luar kotak penalti. Sayang, bola yang ditendangnya mantul ke pemain lawan yang menjauh dari gawang Iker Casilas yang hanya menghasilkan tendang pojok kedua.

Dicurinya bola dari kaki Radja Nainggolan oleh Andre, memberikan peluang bagi Porto namun percobaan itu masih bisa dihentikan kiper szczesny.

Hingga di menit ke 7, Porto sukses mengungguli laga yang dicetak oleh Felipe. dimana gol tersebut sangat penting bagi mereka yang bertandang ke Roma dan skor pun berubah menjadi 0-1 dengan agregat 1-2. Yang membuat Porto beruntung di Pertandingan ini.

Awal mulanya terjadinya gol tersebut, dari tendangan bebas, lalu salah satu pemain Porto menyambut dengan sundulan hingga gol itu terjadi. Yang membuat kiper Szczesny tidak mampu menepisnya.

Tidak lama gol itu terjadi, Roma langsung memberikan serang penuh untuk menyamakan kedudukan, alhasil serangan tersebut tidak membuahkan gol.

Kartu kuning pertama yang dikeluarkan oleh wasit diberikan kepada Herrera yang melanggar keras kepada Nainggolan pada menit ke 15. Tim tuan rumah yang mendapatkan tendangan bebas di gagalkan oleh Porto.

Hingga pertandingan selesai skor pun tidak berubah 0-1, Porto memastikan timnya lolos kebabak selanjutnya dengan menang agregat 1-2.

Giorgio Chiellini Tanggapi Juventus di Musim Ini

chiellini bonucci

Pemain yang berposisi sebagai bek di Juventus, Giorgio Chiellini memberikan penilaian terhadap barisan belakang timnya musim ini tidak memiliki kerjasama dengan baik layaknya musim lalu. Pemain tersebut yang mengatakan setelah Old Lady ditumbangkan oleh Fiorentina dengan skor akhir 1-2 dari dipertandingan gioanarta ke-20 kompetisi Serie A musim 2016-2017 yang dibermain di Stadion Artemio Franchi pada hari Minggu.

“Nyatanya kami sadar bahwa pertahanan belakang kami tidak sekuat seperti musim lalu. Yang sebelumnya kami sempat menyatakan hal itu meski memenangkan di tiap laga,” ujar Chiellini kepada media.

“Jelas terlihat perbedaannya, Gianluigi Buffon yang jarang melakukan clean sheet di beberapa laga yang kami jalani. Namun, kami sadar jika di beberapa pertandingan pasti penuh dengan risiko,” ucap pemain asli Italia tersebut.

Juventus Harus Menerima Kekalahan Kontra Fiorentina

chiellini bonucci

Bonucci yang merayakan gol yang dicetaknya bersama rekan setim

Di pertandingan itu, Juventus yang harus kejebolan dua gol terlebih dahulu yang dicetak oleh Nikola Kalinic dibabak pertama menit ke 37 dan babak kedua Milan Badelj kembali mennggandakan gol di menit ke 55. Selang tiga menit klub asal Turin itu mampu memperkecil skor berkat gol yang dicetak Gonzalo Higuain pada menit ke 58.

Juventus di musim ini dengan hasil tersebut menjadikan kekalahan yang keempat di seri A. Meski begitu, mereka yang memperoleh 45 poin masih berada di tertatas klasemen semetera.

“Saya berikan penilain jika itu permainan yang buruk. Karena, kami masih belum menemukan keseimbangan di tim ini,” tambah sang pemain.

Juventus yang bertemu dengan Lazio dalam pertandingan lanjutan di kompetisi Serie A di akhir pekan nanti. Dan selang tiga hari, mereka akan berhadapan dengan AC Milan di babak perempat final di kompetisi Coppa Italia.

Chiellini Meminta Juventus Untuk Kerja Keras

Giorgio-Chiellini-Juventus

Chiellini yang sedang mengontrol bola

Giorgio Chiellini angkat bicara mengenai kekalahan timnya saat berhadapan dengan Fiorentina yang kecewa dengan rekan setimnya. Dia meminta kepada Juventus untuk terus berkerja dengan keras untuk meraih gelar juara musim ini.

Dimana tim juara itu masih bertengger di puncak klasemen di liga, dimana sejauh ini mereka mengalami kekalahan sebanyak empat kali, yang pada musim lalu tim asuhan Massimiliano Allegri kalah lima kali.

Chellini yang memberikan nilai bahwa Juventus musim ini tidak akab berjalan dengan mulus dan meminta kepada rekan setimnya tingkatkan permainan. Dengan itu peluang Juventus untuk raih gelar semakin terbuka lebar.

“Saat ini kami harus butuh usaha dan kerja keras yang lebih,” ujar sang pemain.

“Itu merupakan rahasia kesuksesan kami. Nyatanya adalah kami terus berjalan sesuai apa yang kami inginkan dan kami akan memperbaiki kekurangan yang ada di tim.”

“Di musim ini kami mengalami kekalahan empat pertandingan di tandang tersulit dan dengan adanya hal itu kami harus segera memperbaikinya. Meski kami banyak meraih sbeuah kemenangan dan itu bukan merupakan suatu hal yang biasa. Itu tidak termasuk bagian dari kami untuk bisa mendapatkan trofi di beberapa musim terakhir ini,” tambah Chiellini.

“Yang kami butuhkan adalah menjaga kerjasama tim dalam menjalani sebuah pertandingan, terlihat saat melawan Fiorentina kami kesulitan atas possession. Yang sebelumnya sudah saya ucapkan bahwa kerja keraslah yang akan menjadi solusi.”

Pertandingan yang berlangsung di Stadio Artemio Franchi, Juventus masih unggul dari Roma yang hanya berselisih satu poin dan juga memiliki satu laga lagi.

Madrid Berminat Datangkan Aubameyang

Pierre-Emerick Aubameyang

Hans-Joachim Watzke selaku CEO Borussia Dortmund telah memberitahukan jika timnya akan menjual pemain yang bernama Pierre-Emerick Aubameyang, asal semua syarat terpenuhi.

Memang beberapa bulan terakhir ini, Pemain berusia 27 tahun itu selalu dihubungkan dengan tim raksasa Spanyol, Real Madrid. dimana Aubameyang menyebut jika dirinya memiliki impian untuk bisa bermain bersama Los Blancos.

Watzke yang tidak bisa berbuat apa-apa untuk masa depan Aubameyang. Tetapi, Madrid harus memenehui syarat dari Dortmund untuk memberikan penawaran yang pihak klub inginkan.

“Bagi pemain sepakbola memiliki nilai tersendiri. jika memang ada penawaran yang masuk untuk mendapatkan jasa Aubameyang, kami akan melakukan pertemuan untuk membicarakannya,” kata Watzke kepada media.

Aubameyang yang dilabelkan oleh pihak klun diyakini sekitar 45 juta euro, seperti apa yang ada di Transfermarkt. Dortmund berniat untuk menjualnya lebih mahal dibandingkan harga yang ada dipasar sang pemain.

Watzke yang memberitahukan, bahwa tidak ada yang berani untuk saat ini memberikan tawaran yang diinginkan oleh Dortmund. Dengan begitu, Aubameyang hingga kini masih memakai jersey tim yang berjuluk Die Borussen.

“Seperti apa yang dialami oleh Marco Reus. Yang dikabarkan akan pindah untuk bermain di klub lain. Seperti yang kita ketahui, dia masih bermain disini,” tutupnya.

Masa Bakti Aubameyang di Dortmund

Pierre-Emerick Aubameyang

ekspresi Aubameyang setelah mejebol gawang lawan bagi timnya

Aubameyang selama bermain bersama Dortmund terus menampilkan permainan terbaiknya sepanjang musim ini. Dia sudah mencatatkan 20 gol dari 22 laga pada musim 2016-2017.

Kemungkinan Aubameyang akan bernasib sama dengan Reus yang masih menetap diklubnya saat ini. Meski mimpi pemain itu ingin bermain bersama Real Madrid.

Borussia Dortmund di klasemen sementara Bundesliga musim ini telah berada di peringkat ke enam yang mengumpulkan 26 poin dari 16 laga yang meraih tujuh kali menang, enam kali bermain imbang dan menerima kekalahan tiga kali.

Dortmund Punya Syarat Untuk Menjual Aubameyang

Pierre-Emerick-Aubameyang-Borussia-Dortmund

Aubameyang yang sedang berlari untuk mengejar bola

Kabarnya Pierre Emerick Aubameyang ingin segera hengakang dari Borussia Dortmund. Hans-Joachim Watzke yang merupakan CEO BVB mengatakan bahwa pihak klubnya akan menjual striker kelahiran Gabon tersebut, tetapi dengan syarat: “Bagi klub yang  minat harus bersedia membayar dengan harga yang ditentukan oleh pihak klub. Jika ada penawaran yang biasa biasa saja, maka manajemen Dortmund tidak akan memikirkannya.”

Pierre Emerick Aubameyang yang masih memiliki kontrak bersama Borussia Dortmund sampai tahun 2020. Pemain berusia 27 tahun itu sempat mengatakan akan menghormati sisa kontrak tersebut. Kemungkinan Aubameyang tidak akan bertahan lama di Signal Iduna Park. Dimana pemain tersebut memiliki impian untuk bermain di Real Madrid.

Hans Joachim Watzke memberikan respon mengenai ucapan Aubameyang yang tidak perlu dikhawatirkan. Striker tersebut, layaknya Marco Reus merupakan korban dari pemberitaan media mengenai trasnfer. Terbukti hingga kini Dortmund masih memiliki kedua bintangnya. Jika memang Aubameyang benar-benar meninggalkan klub, Watzke mengatakan Dortmund memiliki satu syarat untuk melepasnya asal dengan harga cocok.

“Saya kita tidak akan ada klub yang ingin mendatangkannya. Dalam dua atau tiga tahun terakhir memang sering dikaitkan masalah transfernya, namun kenyataannya dia masih tetap bermain di Dortmund. Seperti yang pernah terjadi oleh Marco Reus. Di duga akan bermain diklub lain, nyatanya hingga saat ini masih di sini.”

Aubameyang yang menjadi Top Skor di Bundesliga, tercatat mencetak 16 gol dari 15 pertandingan bersama Borussia Dortmund. Dimana pemain tersebut masih harus berjuang dengan klubnya yang berada di peringkat ke enam klasemen sementara.

Montella Senang Bisa Memiliki Skuadnya di Musim Ini

Vicenzo Montella

Vicenzo Montella yang musim ini memiliki skuad yang luar biasa, tidak berniat untuk mendatangkan pemain baru di jendela trasnfer Januari ini. Karena, sang pelatih merasa puas atas kinerja yang ditunjukkan oleh timnya.

Milan sekarang ini sedang dalam situasi proses pergantian kepemilikan dari investo asal Tiongkok, dengan adanya hal itu, Rossoneri dipastikan tidak akan ikut serta mendaratkan pemain sampai akhir Januari ini.

Montella Tidak Akan Mendatangkan Pemain

Vicenzo Montella

ekspresi Montella yang tidak menerima keputusan wasit, usai tim asuhannya dilanggar tim lawan

“Saya sudah berbicara kepada Adriano Galliani mengenai bursa transfer musim ini, meski saya turut andil untuk untuk mengatakan jika saya membutuhkan pemain baru, namun saya harus melihat situasi finansial di klub,” ucap Montella kepada media pada hari Rabu, ketika konferensi pers jelang pertandingan melawan Torino.

“Jika kami memang membutuhkan, maka kami akan meminta pendatangan pemain baru, tetapi saya masih merasa senang masih memiliki skuad yang hebat sekarang ini.”

“Para pemain sudah menunjukkan peningkatan, yang membuat saya menjadi terkesan, jika memang harus menyebut satu nama, maka saya mengatakan Ignazio Abate, bermain dengan gemilang dan merupakan kapten tim saat ini.”

“Untuk saat ini kami hanya ingin fokus bermain di Liga dan juga Coppa Italia, sukses menjuarai di Piala Super saya anggap sudah berlalu,” tutur manajer yang kini menginjak usia 42 tahun tersebut.

Pada babak 16 besar di ajang Copa Italia, Milan akan bertemu dengan Torino pada hari Jumat dini hari waktu setempat.

Montella Siap Turunkan Tim Terbaiknya di Coppa Italia

Vicenzo-Montella-AC-Milan

Montella yang memberikan arahan kepada tim asuhannya untuk bisa bermain lebih baik

Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella telah mengumumkan bahwa dia akan menurunkan tim terkuat yang dimilikinya saat ini dalam pertandingan melawan Torino di Coppa Italia pada hari Kamis waktu setempat.

Montella, berusia 42 tahun itu, akan berhadapan dengan Torino yang dialtih oleh mantan pelatihnya Sinisa Mihajlovic pada musim lalu dalam pertandingan 16 besar Coppa italia yang berlangsung di San Siro.

Dilaga itu, Milan akan bermain dengan serius dan tampil agresif untuk bisa memberikan hasil terbaik bandingkan musim lalu, karena, ketika itu mereka dikalahkan oleh Juventus di babak final.

“Kami memang bertekad untuk memenangkan pertandingan ini dan kejuaraan Coppa Italia.” kata sang pelatih kepada media.

“Bermain dengan susunan yang berbeda, kami mampu menunjukkannya. Akan tetapi, saya tidak ingin memberikan perubahan banyak. Saya akan menurunkan pemain terbaik saya, yang saya miliki saat ini. Meski saya sudah mengetahui keadaan dari beberapa pemain yang cedera.”

“Torinno mempunyai gaya menyerang sangat luar biasa dalam skuadnya, tetapi kami akan berusaha sebisa mungkin menutup pergerakan para pemain mereka. Mereka juga memiliki pemain yang hebat dan kami harus berhati-hati untuk mengahadapinya dan tidak bisa diremehkan.”

“Saat saya sebagai pemain, saya belum meraih gelar Coppa Italia. Sebagai pelatih, saya membawa Fiorentina kebabak final, namun kami harus menerima kekalahan,” ucap pelatih berumur 42 tahun tersebut.

Di saat ini Milan harus memperbaiki di barisan belakang tim, yang memiliki beberapa masalah yang harus segera diperbaiki. Dimana ketiga bek mengalami kebugaran seperti Alessio Roamgnoli, dan juga Ignazio Abate dan Luca Antonelli yang sedang cedera.

Oleh karena itu, Vicenzo Montela harus menemukan jalan terbaik untuk bisa menghadapi Torino di Coppa Italia, untuk bisa melaju kebabak final di musim ini, setelah dia pernah membawa Fiorentina ke final.