Author Archive: Jonathan Pandapotan Purba

Mitra Kukar Menandatangani Kontrak Mantan Pemain Juventus Sissoko

Mitra Kukar

Klub Mitra Kukar resmi menandatangani kontrak kepada pemain baru mereka dengan secara khusus asal Mali, yang bernama Mohamed Sissoko. Dimana pemain tersebut akan menjalani kompetisi sepakbola Liga 1 di Indonesia pada musim ini. Pihak ofisial tim yang dijuluki Naga Mekes itu telah mengumumkan mantan pemain yang pernah membela klub Eropa yaitu Juventus dan Liverpool kepada media.

Dimana pemain berusia 32 tahun itu, diperkenalkan dalam konfrensi pers yang berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Senin lalu. Sissoko diberikan nomor punggunng 85, menempati posisi sebagai gelandang bersama klub barunya saat ini. Pemain tersebut merasa sangat senang dapat bermain dengan klub Mitra Kukar. Meski dirinya masih belum mengetahui banyak tentang sepak bola di Indonesia.

Dan dia pun mengakui, hal yang membuat dirinya merasa nyaman adalah keramahan dari masyarakat Indonesia. Yang mana ketika dia baru datang ke Jakarta sampai di Tenggarong, markas Mitra kukar diberikan sambutan luar biasa oleh para pendukung. Merasa dirinya begitu dekat dengan fansnya, meski baru pertama kali datang ke Indonesia.

sissoko

sisoko yang sedang berlaith

 

Ungkapan Sisoko Ketika Berada di Indonesia

“Disini udara begitu panas. Mungkin saya butuh waktu untuk bisa beradaptasi,” ujar sang pemain.

Setelah sesi pengenalan kepada media, Sissoko pun langsung mecoba rumpu Stadion Aji Imbut, yang didampingi sang pelatih kepala di Mitra Kukar, Jafri Sastra. Saat berada di dalam lapagan, pemain tim nasional Mali melakukan jabat tangan kepada para pemain Mitra Kukar satu per satu. Dimana dirinya di temani berlatih bersama Bayu Pradana, Jorge Gotor, Zulham Zamrun dan juga Inkyun.

Sissoko pun mengatakan bersama klub Mitra Kukar membuat dirinya begitu senang. Dengan beromor punggung 85 yang dipilihnya, dimana nomor tersebut disesuaikan dengan tahun kelahiran sang pemain 1985. Banyaknya berita yang beredar, Manajemen klub mendatangkan Sissoko dengan dana yang sangat besar sekitar Rp.10 miliar.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan kalian yang sangat fantastis. Saya begitu senang bersama klub ini dan akan memberikan sesuatu yang baik di tim ini. Semoga semua berjalan sesuai dengan harapan saya,” katanya.

Setelah Sissoko mengikuti sesi latihan pertamanya, merasa puas bisa belatih bersama pemain Naga Mekes.

“Meski berlatih baru sekali, saya begitu senang bisa berlatih bersama di klub ini. Dengan sambutan yang begitu hangat dan mempunyai teman baru. Saya sangat menikmati situasi ini,” ujarnya.

mohamed-sisoko

terlihat sisoko mengontrol bola atas

Alasan Sissoko Bermain Bersama Mitra Kukar

Mantan pemain Liverpool dan Juventus, Mohamed Sissoko mengungkapkan alasan dirinya lebih memilih bergabung dalam melanjutkan karirnya di indonesia. Yang mana salah satu alasan dari pemain asal Mali itu untuk memilih Indonesia adalah bermain bersama klub Mitra Kukar karena agama Islam.

Menurut Sissoko lebih memilih meneruskan karir sepak bolanya di Indonesia, merupakan sebuah negara yang mayoritas memeluk agama Islam terbesar di dunia. Tentu, pemain yang berposisi sebagai gelandang itu pun merupakan pemain asli Mali yang masyaraktnya mayoritas muslim.

Mitra Kukar yang mendatangkan Sissoko sebagai pemain yang berstatus marquee player. Dan dia pun telah mengikuti sesi latihan bersama para pemain lainnya, yang dilatih oleh pelatih kepala, Jafri Sastra.

“Menurut saya pribadi, tidak begitu sulit membuat pilihan karena nehgara ini mayoritas pemeluk agama Islam,” ujar Sissoko di Tenggarong.

“Itu merupakan salah satu alasan saya untuk melanjutkan karir sepak bola dan bergabung dengan Mitra Kukar,” tambahnya.

Sissoko pun sempat mengatakan, sebelum menentukan pilihannya ke Mitra Kukar, dia pun mencari tahu informasi mengenai sepak bola di Indonesia di internet melalui Google. Sekaligus, dirinya mencari tahu gaya permainan sepak bola Indonesia.

Griezman : Oblak Adalah Kiper Terbaik di Dunia

Jan Oblak

Antoine Griezmann berikan pujian kepada Jan Oblak yang merupakan salah satu kiper terbaik di dunia. Penampilannya bersama Atletcio Madrid begiu gemilang, saat berhadapan dengan Bayer Leverkusen di kompetisi Liga Champions, pada hari Rabu lalu.

Kiper yang saat ini membela Atletico Madrid itu bermain sangat luar biasa, dalam tiga penyelamatannya dari peluang tim lawan. Dimana Oblak mampu menyelamatkan gawangnya dari Julian Brandt dan Kevin Villand di leg kedua yang menghasilkan skor akhir 0-0 di babak 16 besar, berlangsung di Vcicente Calderon.

Oblak yang absen karena mengalami cedera pada leg pertama, ketika itu timnya meraih kemenangan dengan skor akhir 4-2 di Jerman. Dan kiper berusia 24 tahun itu sudah tercatat 13 kali clean sheet di musim ini dan total 14 kali di ajang Liga Champions sejak dia mengawali debutnya pada musim 2014-15.

Griezmann sendiri pun merasa yakin, bahwa tidak ada pemain yang lebih baik di posisinya saat ini.

Jan Oblak

oblak dalam menyelamatkan gawangnya

Griezman Komentari Peforma Ojan Oblak

“Itulah alasan kami mengatakan jika dia merupakan salah satu kiper terbaik di dunia saat ini,” ujar pemain timnas Perancis.

“Dia telah membuktikan kulaitas dirinya di tiap laga yang kami jalani, dan dia pun mampu kembali menunjukkannya.”

Kiper Leverkusen, Bernd Leno pun mampu memberikan beberapa penyelamatan, ketika peluang dari Correa dan Koke berhasil dihentikannya..

Meskipun dia yang sedang lagi frustasi, tidak mampu untuk mencetak gol. Dimana pemain 25 tahun tersebut merasa sangat senang atas pencapaiannya berada di perempat final Liga Champions musim ini yang keempat kalinya secara berturut-turut, dibawah arahan pelatih Diego Siemone.

“Peluang yang kami miliki banyak, namun kami tidak sedang beruntung,” ujarnya. “Hal yang terpenting adalah kami telah berada di perempat final dan kami harus menyiapkan semuanya untuk dipertandingan selanjutnya.”

“Kami tidak berpikir harus menyerang dengan habis-habisan dan kami saat ini mencapai ke babak perempat final, semua merasa kebahagian itu,” tambahnya.

“Meski begitu mudah, tetapi masih ada laga berikutnya yang akan kami jalani dan harus menampilkan permainan terbaik kami. Untuk bisa mengalahkan tim yang akan anda lawan,” tutupnya.

Lolosnya Atletico, Griezmann Memuji Jan Oblak

Jan-Oblak-Atletico-Madrid

obalk yang sedang berupaya menyelamatkan gawangnya

Menurut striker Atletico Madrid, Antonie Griemann mengungkapkan jika timnya meraih kemenangan di pertandingan kontra Bayer Leverkusen, berkat Jan Oblak. Yang mana pada laga kamis lalu, Atletico yang bermain imbang skor akhir  0-0 dan mengatakan bahwa kiper timnya merupakan terbaik di dunia.

Pada leg pertama babak 16 besar ajang Liga Champions, Oblak sukses memberikan penyelamatan yang luar biasa. Dimana kiper berusia 24 tahun itu mampu menghentikan peluang emas dari pemain Leverkusen seperti Julian Brandt, Kevin Volland, Kevin Kampl dan Leon Bailey. Meski bermain dengan imbang, mengantarkan Aletico Madrid ke perempat final yang unggul agregat 4-2.

“Oblak bisa dikatakan kiper terbai di dunia, dia telah membuktikannya kemampuannya di tiap pertandingan dan dia pun kembali menunjukkannya malan ini,” kata Griezmann.

Dan pemain berusia 25 tahun itu merasa bahwa timnya pada malam itu tidak beruntung, dalam upaya mencetak gol.

“Banyak peluang yang kami dapat, namun tidak ada satu pun yang menghasilkan gol,” ucap striker kebangsaan Perancis.

“Tetapi, saat ini kami telah berhasil kebabak selanjutnya yaitu ke peremapat final dan saat ini yang harus kami lakukan adalah berpikir untuk menghadapi laga selanjutnya.”

“Tidak mencetak gol ? kami tidak memiliki niat untuk menyerang secara berlebihan dan kami sudah beraa di perempat final yang membuat banyak orang merasa senang,” ujarnya.

Berita Bola Gullit Yakin Juventus Raih Liga Champions

Ruud Gulit

Ruud Gullit adalah sosok legenda AC Milan, yang merasa yakin bahwa Juventus akan meraih gelar bergengsi Liga Champions musim ini.

Tim yang dijuluki Bianconeri itu sukses memenangkan lima pertandingan secara berturut di ajang Scuedetto, dan meraih kemenangan dua kali di Coppa Italia secara beruntun. Akan tetapi, di kompetisi Eropa mereka masih tampak jauh.

“Saya yakin mereka mampu melakukannya dengan baik,” ujar Gullit kepada media setempat.

“Saya pernah menyaksikan mereka bermain di Final, yang diselenggarkan di Berlin pada tahun 2015 dan di musim ini mereka menunjukkan perkembangan dengan pesat membuat Juventus berpeluang untuk menjuarai gelar di tahun ini.”

Perjalanan Ruud Gullit Selama Berkarir Dunia Sepak Bola

Ruud Gulit

Gulit yang mengadakan konfrensi pers

Menurut nara sumber terpercaya situs berita bola terkini, saat ini, Ruud Gullit yang berusia 54 tahun itu memiliki banyak pengalaman ketika menjadi pemain, yang pernah bermain bersama HFC Haarlem selama berkarir di tahun 1979 hingga 1982 silam.

Ketika legenda tersebut mendapatkan panggilan bermain di AC Milan pada tahun 1987 sampai 1993, tidak lama kemudian gullit bermain untuk Sampdoria dan kembali lagi ke tim yang berjuluk Rossoneri di tahun 1994.

Dengan catatan yang dimiliki oleh pemain berdarah Belanda tersebut, dia memutuskan untuk pensiun dari karir profesional sepakbolanya pada tahun 1998. Saat itu, Ruud Gulit bermain di Liga Premier Inggris bersama Chelsea selama tiga musim.

Meski Ruud Gullit tidak pernah bermain di Juventus, namun dirinya selama berkarir di Liga Italia begitu tahu kekuatan yang dimiliki dari Old Lady dari tahun ke tahun yang ingin tampil sempurna untuk menyandang banyak gelar juara.

Ditambah klub asal Turin itu memiliki bomber Gonzalo Higuain dan lini tengah yang di isi oleh Pjanic akan semakin sulit bagi lawan untuk menembus lini pertahanan mereka saat bertanding.

Ruud Gullit Berikan Dukungan Kepada Juventus Untuk Juarai Liga Champions

Legenda AC Milan yang bernama Ruud Gullit, memberikan penilain kepada tim raksasa Italia Juventus yang berpeluang besar untuk menjuarai Liga Champions tahun 2016/2017.

“Saya sangat yakin jika Juventus akan mendapatkan gelar Liga Champions. Saya sendiri sudah menyaksikan mereka ketika bermain pada babak final di Berlin tahun 2015,” ucap sang legenda tersebut.

“Meski saya tidak dapat mengetahui kedepannya nanti. Tapi yang harus diketahui bahwa Juventus akan mengakhiri musim ini berada di puncak klasemen,” ujar Ruud Gullit.

Old Lady pun telah mengakhiri babak grup Liga Champions yang berada di atas, dimana tim asuhan Massimiliano Allegri telah meengumpulkan 14 poin yang mereka raih, diantaranya empat kali menanga dan bermain imbang dua kali dengan status juara Grup H.

Juventus yang bermain melawan Porto berlangsung di Estadio do Dragao di babak 16 besar pada tanggal 22 Februari 2017 lalu. Dimana Gonzalo Higuain Cs menjamu klun asal Portugal itu di leg kedua yang bermain di Juventus Stadium pada tanggal 14 Maret 2017 silam.

Tim yang berjuluk Bianconeri itu, sudah menjuari dua kali gelar Eropa pada tahun 1984/1985, lalu di tahun 1995/1996. Dan hanya berada di babak final Liga Champions pada tahun 2014/2015, yang digagalkan oleh Barcelona dengan skor akhir 1-3 ketika itu bermain di Berlin pada tanggal 7 Juni 2015.

Dengan adanya catatan itu, Juventus diyakini akan menjuarai Liga Champions tahun ini. Juventus yang kini berada di puncak klasemen Liga Seri A Italia, telah memperoleh 48 poin dalam 20 pertandingan yang mereka lakoni diantaranya,16 kali kemenangan dan mengalami kekalahan empat kali.

Bola Theme Blog happens by Chris Happens.

PSM Makassar Menandatangani Kesepakatan Dengan Raphael Maitimo

raphael-maitimo-arema

Di bursa transfer musim ini, PSM Makassar sangat aktif untuk melakukan penandatangan pemain baru dalam menghadapi Liga 1 tahun 2017. Yang mana pelatih tim saat ini dipegang oleh Robert Rene Alberts yang bertekad untuk menjuarai Liga tersebut. Jelas terlihat dari beberpa pemain baru yang mereka datangkan untuk mempekuat tim.

Yang pada sebelumnya, PSM Makassar terlebih dahulu menandatangani Zulkifli dan Hamka Hamzah. Dan tim yang disebut Juku Eja itu dikabarkan sudah mendapatkan tanda tangan dari Raphael Maitimo. Gelandang yang sudah menjadi warga negara Indonesia pun turut mengatakan bahwa dirinya sudah mengikuti latihan bersama PSM Makassar pada hari selasa kemarin.

Raphael Maitimo Ungkapkan Dirinya Sudah Berada di PSM Makassar

raphael-maitimo-arema

Maitimo sedang mengontrol bola

“Bersama PSM Makassar saya sudah mengikuti pelatihan mereka. Ketika itu saya bergabung di jam 10:30. Saya merasa sangat senang, karena bisa membela klub seperti PSM. Dan juga di tim ini memiliki pemain yang cukup pengalaman,” ujar sang pemain yang pernah membela Arema.

Pemain berusia 32 tahun itu, meski di umurnya yang sudah tidak lagi muda harus bisa membuktikan kualitasnya di PSM Makassar. Di mana klub PSM Makassar itu memiliki tekad untuk menjuarai Liga 1. Diyakini juga oleh sang pelatih jika Raphael Maitimo mampu menghidupkan lini tengah skuadnya untuk bisa meraih kemenangan di tiap pertandingan yang mereka jalani.

Raphael Maitimo Beberkan Alasannya Yang Memilih Bergabung Dengan PSM Makassar

raphael-maitimo-psm-makassar

Maitimo ketika dikonfrensi pers

Raphael Maitimo yang sempat membela Arema, diumumkan telah menandatangani kesepakatan dengan PSM Makassar dengan durasi kontrak selama semusim. Pemain berusia 32 tahun itu terlihat mengikuti latihan perdananya di lapangan Banteng, Bali pada hari selasa 24 Januari 2017. PSM sendiri akan mengadakan latihan untuk ajang Tora Bika Championship (TC) yang diselenggarkan di bali tanggal 23 sampai 31 januari nanti.

Sang pemain tersebut mengatakan jika keinginannya bermain bersama PSM Makassar karena disana ada sosok pelatih yang bernama Robert Albert. “Tentu, saya sangat kenal dengan pelatih berdarah Belanda tersebut, dia memang pelatih terbaik yang pernah saya tahu,” ucap Maitimo setelah berlatih di hari Selasa 24 januari lalu.

PSM Makassar memiliki pemain yang berkualitas dan juga hebat. “Untuk saat ini PSM Makassar merupakan klub terkuat untuk bisa saya bela. Dan saya pun telah menandatangani kontrak dengan durasi semusim,” tambahnya.

Sebelum dirinya memilih bermain bersama PSM Makassar yang memiliki julukan Juku Eja itu, telah mendapatkan tawaran dari beberapa klub, namun sang pemain berkeinginan untuk memperkuat tim yang diyakini bisa meraih gelar musim ini.

“Ada pun perbincangan dengan Bali United, sebelum saya memutuskan untuk bermain bersama PSM Makassar,” tuturnya.

Dan Raphael Maitimo sendiri pun sangat berharap kepada para pendukung yang di Makassar untuk terus mendukung timnya. Dimana sang pemain ingin juga memberikan kebahagian bagi para Suporternya nanti.

“Jika itu benar-benar terjadi, meraih gelar bersama tim ini (PSM) yang terbilang pantas untuk mengangkat trofi musim ini,” tutupnya.

Gelandang tersebut diyakini akan memberikan permainan terbaik dalam tim asuhannya Robert Rene Alberts dibagian lini tengah mereka. Atas kedatangannya di harapkan sang pemain dapat memberikan dampak positif bagi PSM Makassar.

PSM Makassar yang merupakan klub hebat dan juga pesaing di semua kompetisi yang ada di Indonesia, di musim ini akan bermain dengan permainan yang sangat menakjubkan di tiap pertandingan yang mereka jalani nanti.

Rakitic Akan Gantikan Posisi Busquets Karena Cidera

ivan-rakitic

Ivan Rakitic mengatakan bahwa dirinya siap untuk menggantikan posisi rekan setimnya yang sedang mengalami cedera pada bagian pergelangan kaki Sergio Busquets, usai gelandang itu membantu kemenangan Barcelona saat berhadapan dengan Eibar dengan skor 4-0.

Dalam laga kontra Eibar, Buesquets hanya bermain 10 menit yang berlangsung Ipurua di pekan ke 19 ajang La Liga. Dan pemain tersebut harus berada di tepi lapangan karena cedera yang dialaminya, dan di gantikan oleh Denis Suarez.

“Saya akan menampilkan permaianan terbaik saya, jika saya ditunjuk untuk menggantikan posisi Busquets,” ucap Rakitic kepada media.

“Jika pelatih akan memainkan saya, maka saya akan bermain dengan baik dan berusaha untuk siap saya memang dibutuhkan. Saya sangat merasa senang dengan hal itu benar-benar tejadi,” ucap sang gelandang.

Dengan absenya Busquets di skuad Luis Enrique, Rakitic diyakini akan menjadi gelandang bertahan tim untuk menggantikan posisinya, sementara itu Suarez dan juga Arda Turan akan membuka serangan pada lini tengah mereka.

Rakitic Tampil Dengan Peforma Terbaiknya Saat Laga Eibar

ivan-rakitic

Rakitic yang sedang menghindar dari tim lawan

 

Gelandang timnas Kroasia itu telah membuktikannya atas kepercayaan yang diberikan pelatih, dengan bermain dengan sempurna. Dimana Rakitic 14 kali dalam perebutan bola dari kaki lawan dan menjadi sebuah catata yang baik di ajang La Liga.

Pada akhirnya pun, Barcelona mampu menumbangkan Eibar 4-0 tanpa balas.Dimana empat gol tercipta di cetak oleh Denis Suarez di babak pertama menit ke 50, ditambahkan Lionel Messi di menit ke 50 pada babak kedua, Luis Suarez pun tidak mau kalah memberikan gol di menit ke 68 dan di tutup oleh Neymar menit ke 90+1′.

Dengan kemenanga telak yang diperoleh oleh Barcelona, mereka tetap berada di posisi ke tiga tabel La Liga musim ini. Dimana tim yang berjuluk Blaugrana itu telah mengkoleksi 41 poin dan hanya tertinggal dua angka dari rival abadai yang saat ini berada di puncak klasemen, Real Madrid.

Rakitic Siap Jalani Tugas Gantikan Posisi Buesquest

Rakitic sedang menenadang bola untuk menghasilkan gol

Penampilan Barcelona pada awal tahun 2017 yang tidak konsisten, kini sudah menunjukkan peningkatannya. Dalam dua pertandingan di ajang La Liga, Barcelona yang sukses memenangkan dengan skor fantastis saat berhadapan dengan Las Pals dengan skor 5-0 dan di tambah 4-0 melawan Eibar tanpa satu gol terbalas. Sementara itu, di ajang Copa del Rey tim asuhan Luis Enrique mampi memenangkan pertandingan yang bermain di markas Celta Vigo.

Memenangkan pertandingan setiap mereka jalani, harus dibayar mahal. Dimana beberapa pemain skuad utama mereka mengalami cidera seperti Iniesta dan baru saja Sergio Busquets yang mengalami pada bagian pergelangan kaki. Gelandang tersebut harus ditarik keluar ketika pertandingan sedang berlangsung melawan Eibar pada Senin dini hari tadi.

Ini merupakan kabar yang buruk bagi Barcelona, dimana gelandang andalan mereka dipastikan tidak akan tampil. Pemain itu merupakan kapten ketiga bagi Blaugrana, dan pihak klub mengkhawatirkan Busquets akan absen dalam jangka waktu lama.

Meski begitu, Barcelona masih memiliki gelandang yang tepat untuk menggantikan posisi Sergio Busquets, seperti Ivan Rakitic. Meski dia hanya pemain cadangan, namun Rakitic telah menunjukkan permainan terbaiknya di beberapa laga.

“Ini saatnya saya menunjukkan kembali penampilan terbaik yang saya miliki dan akan memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh pelatih. Dimana saya akan menggantikan posisi Busquets,” kata Rakitic.

“Untuk itu saya selalu siap untuk bermain sebagai pengganti Busquets. Saya ingin kembali bermain, maka dari itu saya akan menampilkan kemampuan yang akan saya tunjukkan dan saya hanya ingin menampilkan hanya untuk sang pelatih jika saya benar-benar siap. Dengan hal itu saya akan sangat senang.”

Kemenangan Chelsea Makan Korban

Ryan Mason terpaksa menjalani operasi usai benturan dengan Gary Cahill

Chelsea kembali berhasil meraih hasil positif usai menekuk Hull City dengan skor akhir 2-0 di markas The Blues, Stadion Stamford Bridge pada Senin dini hari tadi. Atas hasil kemenangan tersebut, Ckuad asuhan Antonio Conte tersbut kini masih kokoh bertengger di puncak klasemen sementara Liga Inggris musim ini.

Usai Dihukum, Costa Kembali Cetak Gol

Selebrasi unik Diego Costa usai cetak gol pertama Chelsea

Selebrasi unik Diego Costa usai cetak gol pertama Chelsea

Skuad The Blues tampil percaya diri saat menjamu tim tamu, Hull City di hadapan publik Stamford Bridge pada dini hari tadi. Turun dengan kekuatan penuh, skuad asuhan Antonio Conte tersebut berhasil mencatat hasil sempurna usai menekuk tim tamu dengan skor akhir 2-0. Adalah Diego Costa dan Gary Cahill yang berhasil mencatatkan namanya ke papan skor pertandingan tersebut.

Tidak seperti laga kunjungan ke markas Leicester City pekan lalu, dini hari tadi manajer Conte menurunkan skuad terbaiknya dalam laga kontra The Tigers. Dan itu berarti nama Diego Costa kembali dimasukan ke dalam starting XI The Blues. Penyerang berdarah Spanyol tersebut pun tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan sang manajer.

Costa membayar kepercayaan Antonio Conte dengan membuka keunggulan Skuad London Biru saat babak pertama memasuki masa injury time. Memanfaatkan crossing dari Victor Moses, penyerang yang terkenal emosional tersebut berhasil membuat tuan rumah unggul sebelum babak pertama usai. Selain itu, gol tersebut pun menjadikan perolehan gol Diego Costa musim ini menjadi 15 gol.

Memasuki babak kedua, Chelsea tidak mengendurkan tensi permainan. Bahkan tuan rumah memperbesar selisih angka menjadi 2-0 lewat aksi Gary Cahill 9 menit jelang laga usai memaksimalkan umpan dari sang playmaker, Cecs Fabregas. Skor 2-0 pun bertahan hingga pertandinan usai seiring gagalnya kedua tim melakukan penyelesaian akhir dari peluang-peluang yang ada.

Statisik mencatat tuan rumah Chelsea berhasil melepaskan 4 tembakan akurat sementara tim tamu hanya 3 dari 8 percobaan yang dilakukan kedua tim, dengan penguasaan bola 53 berbanding 47 keunggulan bagi tuan rumah.

Tandukan Cahill Memakan Korban

Ryan Mason terpaksa menjalani operasi usai benturan dengan Gary Cahill

Ryan Mason terpaksa menjalani operasi usai benturan dengan Gary Cahill

Kubu Chelsea disarankan khawatir setelah berhasil menaklukan sang tamu, Hull City dini hari tadi. Pasalnya, lewat situs resminya The Tigers mengumumkan jika sang pemain Ryan Mason terpaksa harus masuk ruang operasi akibat cedera retak tulang tengkorak usai mengalami bentrokan dengan Gary Cahill dalam pertandingan dini hari tadi tersebut.

“Kami dari pihak klub dengan menyesal mengumumkan bahwa Ryan Mason mengalami cedera pada bagian kepalanya (retak tulang tengkorak) dalam laga menghadapi Chelsea tadi malam. Saat ini Ryan telah berada di Rumah Sakit St Mary London dan juga sudah menjalani prosedur operasi,” pengumuman resmi dilansir dari web resmi Hull City.

“Syukur Alhamdulillah saat ini kondisi Ryan telah dinyatakan dalam kondisi stabil dan menurut perkiraan pihak dokter, sang pemain harus beristirahat di Rumah Sakit selama beberapa hari ke depan,” lanjut pernyataan klub berjuluk Teh Tigers tersebut.

Bentrokan antara Mason dan Cahill bermula saat tendangan sudut bagi tim tuan rumah saat laga berjalan sekitar 21 menit. Mason yang berniat memblokir Cahill yang siap untuk menyambar umpan tersebut akhirnya terpaksa mengalami benturan dengan sang pemain bertahan Chelsea tersebut. Mason pun terjatuh akibat benturan tersebut.

Pertandingan pun sempat terhenti selama sembilan menit usai insiden tersebut. Tim Medis segera bertindak cepat memberikan pertolongan pertama. Namun sayang, sang pemain dinyatakan tak mampu untuk melanjutkan permainan dan David Meyler pun akhirnya dimasukkan untuk menggantikan Ryan Mason.

 

Hengkang Dari Persib, Marcos Memilih ke Bali United

Marcos Flores

Marcos Flores yang baru saja didatangkan oleh Bali United FC, menyatakan jika dirinya lebih memilih untuk bermain bersama klub Pulau Dewata tersebut. Gelandang itu pun mengatakan, mantan pemain Persib Bandung memberikan saran kepada dirinya yang berharga.

Sebelum Marcos didatangkan oleh Bali United, telah memabawa tiga pemain Persib lainnya seperti Taufiq, Yandi Sofyan dan juga Dian Angga. Dimana ketiga punggawa itu memiliki sebutan Serdadu Tridatu.

“Saya mengetahui klub ini dengan informasi yang baik dari mereka. Dengan kedatangan mereka di sini menjadikan salah satu pertimbangan untuk bisa bergabung di Bali United,” ucap Marcos seperti yang tertulis di halaman resmi klub.

“Bermain bersama Bali United pastinya saya merasa sangat senang untuk bisa berada di sini. Yang mana para pemainnya memiliki potensi untuk membuat Bali United menjadi klub terhebat di Liga Indonesia. Dan saya memberikan penilaian manajemen disini mempunyai filosofi yang luar bias untuk meningkatkan sepak bola. Ketika saya dihubungi dengan pihak klub, saya langsung mengatakan ‘ya’.”

Indra Sjafri Tanggapi Kedatangan Marcos Flores

Marcos Flores

Marcos yang sedang di wawancara oleh media

Pelatih Indra Sjafri pun angkat bicara mengenai kedatangan Marcos yang di nilainya mampu menutup kelemahan yang ada di klub ini. Dan sang pemain memiliki pengalaman bermain di Indonesia Soccer Championship atau disebut juga ISC A pada tahun 2016 yang membuat dirinya tertarik untuk mendatangkan pemain tersebut.

“Saya mengetahui tentang Marcos di musim lalu, ketika itu dia mengalami cedera. Dimana banyak pemain yang cedera di musim lalu membuat saya banyak pengalaman untuk bisa keluar dari masalah tersebut. Meski kami memiliki pemain lainnya yang bisa menyeimbangkan tim,”ujar Indra.

“Pada gelar di Piala Presiden, kami akan melihat permainan yang dia miliki. Dan posisi apa yang cocok untuk pemain tersebut. Dimana tadi pagi saya dapat kabar, jika Bali United akan menjadi tuan rumah di ajang Piala Presiden di tanggal 31 Januari nanti.”

Pemain berusia 31 tahun itu memang sudah tidak muda lagi, namun Marcos harus bisa menunjukkan penampilan terbaiknya untuk Bali United meraih juara musim ini.

Bali United Beberkan Alasan Merekru Marcos Flores

robertino dan marcos

Marcos Flores yang sedang mengiikuti sesi latihan ketika masih di Persib

Marcos Flores yang kini sebagai mantan pemain Persib, telah menandatangani kontrak yang diberikan oleh Bali United pada hari Kamis kemarin. Gelandang berdarah Argentina itu diberikan kontrak yang berdurasi hanya semusim dari pihak klub.

Dimana pemain berusia 31 tahun tersebut tidak mengiukuti seleksi tim asal Pulau Dewata, karena san pelatih sangat mengenal sosok Marcos Flores dalam hal kemampuannya ketika bermain di Persib Bandung dalam paruh kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) di 2016 lalu. Akan tetapi, sang pemain harus diperiksa kesehatannya terlebih dahulu dan hasil tesnya tidak memiliki masalah apapun.

“Kami memang memberikan kontrak yang berdurasi satu musim kepada Marcos Flores. Dimana medis sang pemain tidak ada kendala setelah dikeluarkan hasil tes tersebut. Untuk kemampuan yang dimilikinya kami sudah melihat di musim lalu,” tutur sang pelatih yang menukangi Bali United, Indra Sjafri.

Bergabungnya Marcos Flores, musim ini sudah dua pemain luar negeri yang didatangkan oleh Bali United. Usai menandatangani perpanjangan kontrak pemain berkebangsaan Korea Selatan Ahn Byun-Keon.

Bali United sendiri pun tidak asal merekrut pemain asing untuk bermain di klub. Terutama di barisan depan yang memiliki sebuah julukan Serdadu Tridatu itu telah berhasil memiliki pemain lokal Irfan Bachdim.

“Untuk mencari pemain asing, kami mengutamakan striker, tetapi kami sudah punya Irfan Bachdim. Maka dari itu, kami harus seleksi kembali sekaligus mempertimbangkan perekrturan nanti,” tutupnya.

Liverpool Jual Pemain Bertahannya ke Reading

Tiago Ilori

Liverpool yang mengkonfirmasikan jika pemain muda mereka, yang bernama Tiago Ilori sudah resmi bergabung dengan Reading yang dikontraknya selama tiga tahun dan pihak klub tidak memberitahukan harga pemain tersebut.

Pemain berusia 23 tahun itu didatangkan oleh The Reds dari Sporting CP pada musim 2013, disayangkan, sang pemain tidak masuk rencana Jurgen Klopp. Dimana Ilori hanya tiga kali bermain bersama klub di semua kompetisi.

“Hari ini Tiago Ilori sudah menyepakati kepindahannya secara permanen dari Liverpool menuju Reading,” tertulis di situs resmi klub.

“Orang-orang berkeinginan Tiago bisa jauh lebih baik untuk bisa mendapatkan masa depan yang cerah.”

Ilori sempat dinpinjamkan ke Granada, Bordeaux dan Aston Villa. Meski, hanya sebentar bermain di Villa Park pada Januari lalu.

Jaap Stam Yakin Ilori Akan Memberikan Dampak Positif di Skuadnya

jaap stamp

Pelatih Reading, Jaap Stamp

Pelatih Reading, Jaap Stam berharap dengan kedatangan pemain muda kebangsaan Portugal itu dapat membawa pengaruh gaya permainan bagi para pemain lainnya.

“Thiago Ilori merupakan sosok bek yang diminati banyak orang. Karena pemain tersebut memiliki teknik permainan dengan baik, kemampuan yang lebih, kecepatan, kualitas dan juga fisik yang bagus,” katanya di situs resmi klub.

“Kami memang memiliki rencan untuk bisa mendatangkan pemain di berbagai negara di skuad kami,”

“Dan juga Liga ini, harus memiliki apa yang dibutuhkan oleh klub untuk bermain. Anda pun juga tidak akan mengetahui yang akan terjadi dalam hal cedera atau sanksi. Sehingga penting untuk kita bisa memiliki pilihan dan kesempatan untuk bisa lebih baik.”

“Untuk bisa melihat masa depan, Anda hanya membutuhkan kesempatan ketika pemain Tiago yang hanya tersedia. Maka dari itu, kami sangat senang pemain tersebut sudah bergabung dengan kami di Reading.”

Ilori harus menunjukkan kualitas permainan terbaiknya di depan para pendukung Reading dan juga pelatih tentunya. Untuk bisa membayar kepercayaan dari pihak klub yang di datangkan dari The Reds.

Akhirnya Reading Mendapatkan Tiago Ilori

Tiago Ilori, Reading

Tiago Ilori Bergabung Dengan Reading

Reading yang sukses mendatangkan pemain asal Portugal yang berposisi sebagai bek di Liverpool, Tiago Ilori dengan kesepakatan kontrak selama tiga setengah tahun. Dimana bek tersebut tidak masuk dalam rencana pelatih Jurgen Klopp.

Reading yang saat ini bermain di kasta kedua Liga Inggris, Divisi Championship telah mengumumkan jika mereka sudah mendapatkan tanda tangan pemain Liverpool, Tiago Ilori yang diyakini dengan biaya sebesar 3,75 juta poundsterling.

Pemain yang sempat membela Sporting itu, meneken kontrak yang berdurasi tiga setengah tahun untuk bergabung dengan tim yang berjuluk The Royal, dimana tim tersebut ditangani oleh pelatih Jaap Stam yang menginginkan timnya kembali berada di Premier League dan mampu berbicara banyak pada liga paling bergengsi di dunia itu.

Tiago Ilori yang merupakan pemain timnas U-21 Portugal, didatangkan oleh Liverpool pada bulan September 2013 lalu. Dimana pemain tersebut tidak tampak dilapangan dalam kompetisi Liga Primer Inggris.

Pemain yang kini menginjak usia 23 tahun itu, sempat tampil di ajang Piala FA tiga kali bermain sebagai starter. Dan pada musim sebelumnya dia pun sempat dipinjamkan ke Aston Villa, namun gagal menempatkan posisinya di skuad utama.

Dengan kedatangannya di Reading bursa transfer musim ini, Tiago Ilori harus bisa meyakinkan Jaap Stam yang sudah menjadi pelatinya di tim. Untuk mendapatkan kepercayaan dari sang pelatih dia harus bisa tampil dengan baik. Maka dari itu, kemungkinan pemain tersebut bisa mendapatkan tempat di tim inti Reading.

Roma Berhasil Mencuri Poin Dari Porto di Liga Champions

roma-porto

Putaran pertama yang akan dimulai lima pertandingan pada hari Kamis dini hari waktu setempat. Didalam jadwal tersebut terdapat pertandingan antara FC Porto yang akan berhadapan dengan AS Roma.

Tim yang berjuluk Giallorossi itu akan bertandang ke markas Porto di Do Dragao. Dimana tim tersebut pernah menjuarai Liga Champions dua kali, Dalam laga tersebut kedua tim bermain dengan imbang skor akhir 1-1.

Pasukan Luciano Spalletti terlebih dahulu unggul karena gol bunuh diri yang dilakukan oleh Felipe di menit ke 21. Pada awalnya Mohamed Salah memberikan umpan pojok, yang membuat bola mantul ke lutut pemain tersebut hingga masuk ke gawang kiper Iker Casillas.

Thomas Varmaelen yang mendapatkan kartu kuning kedua dalam laga perdananya bersama tim ibukota Italia itu,  Yang membuat Porto lebih bersemangat untuk bisa meraih gol menyamakan kedudukan.

Pemain bertahan berkebangsaan Belgia itu melakukan pelanggaran keras kepada Andre Silva yang terpaksa di usir keluar oleh wasit di menit ke 41.

Roma Dan Porto Harus Puas Dengan Hasil Imbang

roma-porto

Strootman yang sedang mengamankan bolanya dari pemain Porto

Setelah mendapatkan benturan keras, Andrea Silva mampu menyamakan kedudukan di menit ke 61 untuk Porto. Dimana skor pun berubah menjadi 1-1/

Dimulainya babak kedua, Porto membangun serangan yang berharap bisa membuahkan gol. Sayang, tidak ada satu pun gol terjadi hingga peluit panjang dibunyikan.

Pada Rabu malam itu, dalam pertandingan Porto melawan AS Roma merupakan satu-astunya laga yang berakhir dengan imbang. Dengan hasil itu kedua tim harus bisa tampil lebih baik untuk bisa lolos ke babak berikutnya di leg kedua nanti.

Dalam pertandingan Villarreal berhadapan dengan AS Monaco begitu menarik. Dimana Alexandre Pato sukses mencetak gol di laga tersebut dan mengejutkan banyak kalangan. Akan tetapi, gol yang dicetaknya itu gagal mememangkan timnya karena AS Monaco lebih unggul dua gol.

Pada leg kedua yang sudah dijadwalkan tanggal 23-24 Agustus 2016, kedua tim tersebut akan kembali bertemu. Sekaligus menentukan kemenangan untuk lolos kebabak selanjutnya.

Hasil Laga Leg Kedua AS Roma vs Porto di Liga Champions

wasit mengeluarkan kartu merah saat laga Roma vs Porto di Liga Champions

Leg kedua Liga Champions dalam pertandingan AS Roma melawan Porto yang akan bermain di Stadion Olimpico pada jam 01.45 Rabu dini hari.

Dimulainya babak pertama, Radja Nainggolan langsung mencoba untuk mendapatkan satu gol melalui tendangan dari luar kotak penalti. Sayang, bola yang ditendangnya mantul ke pemain lawan yang menjauh dari gawang Iker Casilas yang hanya menghasilkan tendang pojok kedua.

Dicurinya bola dari kaki Radja Nainggolan oleh Andre, memberikan peluang bagi Porto namun percobaan itu masih bisa dihentikan kiper szczesny.

Hingga di menit ke 7, Porto sukses mengungguli laga yang dicetak oleh Felipe. dimana gol tersebut sangat penting bagi mereka yang bertandang ke Roma dan skor pun berubah menjadi 0-1 dengan agregat 1-2. Yang membuat Porto beruntung di Pertandingan ini.

Awal mulanya terjadinya gol tersebut, dari tendangan bebas, lalu salah satu pemain Porto menyambut dengan sundulan hingga gol itu terjadi. Yang membuat kiper Szczesny tidak mampu menepisnya.

Tidak lama gol itu terjadi, Roma langsung memberikan serang penuh untuk menyamakan kedudukan, alhasil serangan tersebut tidak membuahkan gol.

Kartu kuning pertama yang dikeluarkan oleh wasit diberikan kepada Herrera yang melanggar keras kepada Nainggolan pada menit ke 15. Tim tuan rumah yang mendapatkan tendangan bebas di gagalkan oleh Porto.

Hingga pertandingan selesai skor pun tidak berubah 0-1, Porto memastikan timnya lolos kebabak selanjutnya dengan menang agregat 1-2.

Giorgio Chiellini Tanggapi Juventus di Musim Ini

chiellini bonucci

Pemain yang berposisi sebagai bek di Juventus, Giorgio Chiellini memberikan penilaian terhadap barisan belakang timnya musim ini tidak memiliki kerjasama dengan baik layaknya musim lalu. Pemain tersebut yang mengatakan setelah Old Lady ditumbangkan oleh Fiorentina dengan skor akhir 1-2 dari dipertandingan gioanarta ke-20 kompetisi Serie A musim 2016-2017 yang dibermain di Stadion Artemio Franchi pada hari Minggu.

“Nyatanya kami sadar bahwa pertahanan belakang kami tidak sekuat seperti musim lalu. Yang sebelumnya kami sempat menyatakan hal itu meski memenangkan di tiap laga,” ujar Chiellini kepada media.

“Jelas terlihat perbedaannya, Gianluigi Buffon yang jarang melakukan clean sheet di beberapa laga yang kami jalani. Namun, kami sadar jika di beberapa pertandingan pasti penuh dengan risiko,” ucap pemain asli Italia tersebut.

Juventus Harus Menerima Kekalahan Kontra Fiorentina

chiellini bonucci

Bonucci yang merayakan gol yang dicetaknya bersama rekan setim

Di pertandingan itu, Juventus yang harus kejebolan dua gol terlebih dahulu yang dicetak oleh Nikola Kalinic dibabak pertama menit ke 37 dan babak kedua Milan Badelj kembali mennggandakan gol di menit ke 55. Selang tiga menit klub asal Turin itu mampu memperkecil skor berkat gol yang dicetak Gonzalo Higuain pada menit ke 58.

Juventus di musim ini dengan hasil tersebut menjadikan kekalahan yang keempat di seri A. Meski begitu, mereka yang memperoleh 45 poin masih berada di tertatas klasemen semetera.

“Saya berikan penilain jika itu permainan yang buruk. Karena, kami masih belum menemukan keseimbangan di tim ini,” tambah sang pemain.

Juventus yang bertemu dengan Lazio dalam pertandingan lanjutan di kompetisi Serie A di akhir pekan nanti. Dan selang tiga hari, mereka akan berhadapan dengan AC Milan di babak perempat final di kompetisi Coppa Italia.

Chiellini Meminta Juventus Untuk Kerja Keras

Giorgio-Chiellini-Juventus

Chiellini yang sedang mengontrol bola

Giorgio Chiellini angkat bicara mengenai kekalahan timnya saat berhadapan dengan Fiorentina yang kecewa dengan rekan setimnya. Dia meminta kepada Juventus untuk terus berkerja dengan keras untuk meraih gelar juara musim ini.

Dimana tim juara itu masih bertengger di puncak klasemen di liga, dimana sejauh ini mereka mengalami kekalahan sebanyak empat kali, yang pada musim lalu tim asuhan Massimiliano Allegri kalah lima kali.

Chellini yang memberikan nilai bahwa Juventus musim ini tidak akab berjalan dengan mulus dan meminta kepada rekan setimnya tingkatkan permainan. Dengan itu peluang Juventus untuk raih gelar semakin terbuka lebar.

“Saat ini kami harus butuh usaha dan kerja keras yang lebih,” ujar sang pemain.

“Itu merupakan rahasia kesuksesan kami. Nyatanya adalah kami terus berjalan sesuai apa yang kami inginkan dan kami akan memperbaiki kekurangan yang ada di tim.”

“Di musim ini kami mengalami kekalahan empat pertandingan di tandang tersulit dan dengan adanya hal itu kami harus segera memperbaikinya. Meski kami banyak meraih sbeuah kemenangan dan itu bukan merupakan suatu hal yang biasa. Itu tidak termasuk bagian dari kami untuk bisa mendapatkan trofi di beberapa musim terakhir ini,” tambah Chiellini.

“Yang kami butuhkan adalah menjaga kerjasama tim dalam menjalani sebuah pertandingan, terlihat saat melawan Fiorentina kami kesulitan atas possession. Yang sebelumnya sudah saya ucapkan bahwa kerja keraslah yang akan menjadi solusi.”

Pertandingan yang berlangsung di Stadio Artemio Franchi, Juventus masih unggul dari Roma yang hanya berselisih satu poin dan juga memiliki satu laga lagi.