Liga Champions

Berita Bola Gullit Yakin Juventus Raih Liga Champions

Ruud Gulit

Ruud Gullit adalah sosok legenda AC Milan, yang merasa yakin bahwa Juventus akan meraih gelar bergengsi Liga Champions musim ini.

Tim yang dijuluki Bianconeri itu sukses memenangkan lima pertandingan secara berturut di ajang Scuedetto, dan meraih kemenangan dua kali di Coppa Italia secara beruntun. Akan tetapi, di kompetisi Eropa mereka masih tampak jauh.

“Saya yakin mereka mampu melakukannya dengan baik,” ujar Gullit kepada media setempat.

“Saya pernah menyaksikan mereka bermain di Final, yang diselenggarkan di Berlin pada tahun 2015 dan di musim ini mereka menunjukkan perkembangan dengan pesat membuat Juventus berpeluang untuk menjuarai gelar di tahun ini.”

Perjalanan Ruud Gullit Selama Berkarir Dunia Sepak Bola

Ruud Gulit

Gulit yang mengadakan konfrensi pers

Menurut nara sumber terpercaya situs berita bola terkini, saat ini, Ruud Gullit yang berusia 54 tahun itu memiliki banyak pengalaman ketika menjadi pemain, yang pernah bermain bersama HFC Haarlem selama berkarir di tahun 1979 hingga 1982 silam.

Ketika legenda tersebut mendapatkan panggilan bermain di AC Milan pada tahun 1987 sampai 1993, tidak lama kemudian gullit bermain untuk Sampdoria dan kembali lagi ke tim yang berjuluk Rossoneri di tahun 1994.

Dengan catatan yang dimiliki oleh pemain berdarah Belanda tersebut, dia memutuskan untuk pensiun dari karir profesional sepakbolanya pada tahun 1998. Saat itu, Ruud Gulit bermain di Liga Premier Inggris bersama Chelsea selama tiga musim.

Meski Ruud Gullit tidak pernah bermain di Juventus, namun dirinya selama berkarir di Liga Italia begitu tahu kekuatan yang dimiliki dari Old Lady dari tahun ke tahun yang ingin tampil sempurna untuk menyandang banyak gelar juara.

Ditambah klub asal Turin itu memiliki bomber Gonzalo Higuain dan lini tengah yang di isi oleh Pjanic akan semakin sulit bagi lawan untuk menembus lini pertahanan mereka saat bertanding.

Ruud Gullit Berikan Dukungan Kepada Juventus Untuk Juarai Liga Champions

Legenda AC Milan yang bernama Ruud Gullit, memberikan penilain kepada tim raksasa Italia Juventus yang berpeluang besar untuk menjuarai Liga Champions tahun 2016/2017.

“Saya sangat yakin jika Juventus akan mendapatkan gelar Liga Champions. Saya sendiri sudah menyaksikan mereka ketika bermain pada babak final di Berlin tahun 2015,” ucap sang legenda tersebut.

“Meski saya tidak dapat mengetahui kedepannya nanti. Tapi yang harus diketahui bahwa Juventus akan mengakhiri musim ini berada di puncak klasemen,” ujar Ruud Gullit.

Old Lady pun telah mengakhiri babak grup Liga Champions yang berada di atas, dimana tim asuhan Massimiliano Allegri telah meengumpulkan 14 poin yang mereka raih, diantaranya empat kali menanga dan bermain imbang dua kali dengan status juara Grup H.

Juventus yang bermain melawan Porto berlangsung di Estadio do Dragao di babak 16 besar pada tanggal 22 Februari 2017 lalu. Dimana Gonzalo Higuain Cs menjamu klun asal Portugal itu di leg kedua yang bermain di Juventus Stadium pada tanggal 14 Maret 2017 silam.

Tim yang berjuluk Bianconeri itu, sudah menjuari dua kali gelar Eropa pada tahun 1984/1985, lalu di tahun 1995/1996. Dan hanya berada di babak final Liga Champions pada tahun 2014/2015, yang digagalkan oleh Barcelona dengan skor akhir 1-3 ketika itu bermain di Berlin pada tanggal 7 Juni 2015.

Dengan adanya catatan itu, Juventus diyakini akan menjuarai Liga Champions tahun ini. Juventus yang kini berada di puncak klasemen Liga Seri A Italia, telah memperoleh 48 poin dalam 20 pertandingan yang mereka lakoni diantaranya,16 kali kemenangan dan mengalami kekalahan empat kali.

Bola Theme Blog happens by Chris Happens.

Roma Berhasil Mencuri Poin Dari Porto di Liga Champions

roma-porto

Putaran pertama yang akan dimulai lima pertandingan pada hari Kamis dini hari waktu setempat. Didalam jadwal tersebut terdapat pertandingan antara FC Porto yang akan berhadapan dengan AS Roma.

Tim yang berjuluk Giallorossi itu akan bertandang ke markas Porto di Do Dragao. Dimana tim tersebut pernah menjuarai Liga Champions dua kali, Dalam laga tersebut kedua tim bermain dengan imbang skor akhir 1-1.

Pasukan Luciano Spalletti terlebih dahulu unggul karena gol bunuh diri yang dilakukan oleh Felipe di menit ke 21. Pada awalnya Mohamed Salah memberikan umpan pojok, yang membuat bola mantul ke lutut pemain tersebut hingga masuk ke gawang kiper Iker Casillas.

Thomas Varmaelen yang mendapatkan kartu kuning kedua dalam laga perdananya bersama tim ibukota Italia itu,  Yang membuat Porto lebih bersemangat untuk bisa meraih gol menyamakan kedudukan.

Pemain bertahan berkebangsaan Belgia itu melakukan pelanggaran keras kepada Andre Silva yang terpaksa di usir keluar oleh wasit di menit ke 41.

Roma Dan Porto Harus Puas Dengan Hasil Imbang

roma-porto

Strootman yang sedang mengamankan bolanya dari pemain Porto

Setelah mendapatkan benturan keras, Andrea Silva mampu menyamakan kedudukan di menit ke 61 untuk Porto. Dimana skor pun berubah menjadi 1-1/

Dimulainya babak kedua, Porto membangun serangan yang berharap bisa membuahkan gol. Sayang, tidak ada satu pun gol terjadi hingga peluit panjang dibunyikan.

Pada Rabu malam itu, dalam pertandingan Porto melawan AS Roma merupakan satu-astunya laga yang berakhir dengan imbang. Dengan hasil itu kedua tim harus bisa tampil lebih baik untuk bisa lolos ke babak berikutnya di leg kedua nanti.

Dalam pertandingan Villarreal berhadapan dengan AS Monaco begitu menarik. Dimana Alexandre Pato sukses mencetak gol di laga tersebut dan mengejutkan banyak kalangan. Akan tetapi, gol yang dicetaknya itu gagal mememangkan timnya karena AS Monaco lebih unggul dua gol.

Pada leg kedua yang sudah dijadwalkan tanggal 23-24 Agustus 2016, kedua tim tersebut akan kembali bertemu. Sekaligus menentukan kemenangan untuk lolos kebabak selanjutnya.

Hasil Laga Leg Kedua AS Roma vs Porto di Liga Champions

wasit mengeluarkan kartu merah saat laga Roma vs Porto di Liga Champions

Leg kedua Liga Champions dalam pertandingan AS Roma melawan Porto yang akan bermain di Stadion Olimpico pada jam 01.45 Rabu dini hari.

Dimulainya babak pertama, Radja Nainggolan langsung mencoba untuk mendapatkan satu gol melalui tendangan dari luar kotak penalti. Sayang, bola yang ditendangnya mantul ke pemain lawan yang menjauh dari gawang Iker Casilas yang hanya menghasilkan tendang pojok kedua.

Dicurinya bola dari kaki Radja Nainggolan oleh Andre, memberikan peluang bagi Porto namun percobaan itu masih bisa dihentikan kiper szczesny.

Hingga di menit ke 7, Porto sukses mengungguli laga yang dicetak oleh Felipe. dimana gol tersebut sangat penting bagi mereka yang bertandang ke Roma dan skor pun berubah menjadi 0-1 dengan agregat 1-2. Yang membuat Porto beruntung di Pertandingan ini.

Awal mulanya terjadinya gol tersebut, dari tendangan bebas, lalu salah satu pemain Porto menyambut dengan sundulan hingga gol itu terjadi. Yang membuat kiper Szczesny tidak mampu menepisnya.

Tidak lama gol itu terjadi, Roma langsung memberikan serang penuh untuk menyamakan kedudukan, alhasil serangan tersebut tidak membuahkan gol.

Kartu kuning pertama yang dikeluarkan oleh wasit diberikan kepada Herrera yang melanggar keras kepada Nainggolan pada menit ke 15. Tim tuan rumah yang mendapatkan tendangan bebas di gagalkan oleh Porto.

Hingga pertandingan selesai skor pun tidak berubah 0-1, Porto memastikan timnya lolos kebabak selanjutnya dengan menang agregat 1-2.